<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>muzieku</title>
	<atom:link href="http://muzieku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muzieku.wordpress.com</link>
	<description>music articles clip from everywhere all over the world</description>
	<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 10:14:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
			<item>
		<title>Nial Djuliarso ke Final Kompetisi Jazz di AS</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/nial-djuliarso-ke-final-kompetisi-jazz-di-as/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/nial-djuliarso-ke-final-kompetisi-jazz-di-as/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 10:11:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[musik jazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 09 April 2008
 
Pianis Indonesia yang baru saja tampil pada Java Jazz 2008 di Jakarta, Nial Djuliarso, terpilih sebagai finalis kompetisi kelompok jazz di San Fransisco, AS. Festival bertajuk Generations International Competition for Emerging Combos ini diusung International Center for the Arts (ICA)-San Francisco State University. 
 
Nial dan ketiga rekannya yang tergabung dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="tgl">Rabu, 09 April 2008</span></p>
<p><span class="upperdeck"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Pianis Indonesia yang baru saja tampil pada Java Jazz 2008 di Jakarta, Nial Djuliarso, terpilih sebagai finalis kompetisi kelompok jazz di San Fransisco, AS. Festival bertajuk <em>Generations International Competition for Emerging Combos</em> ini diusung International Center for the Arts (ICA)-San Francisco State University. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Nial dan ketiga rekannya yang tergabung dalam Nial Djuliarso Quartet, yaitu Bruce Harris (terompet), Yasushi Nakamura (bass), dan Carmen Intorre (drum), akan bertanding melawan kelompok jazz beranggotakan enam musisi, Meaningtone, pada 15 Mei 2008.</span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Kedua band jazz yang sama-sama berasal dari New York itu akan memperebutkan beasiswa selama satu tahun di San Fransisco dan selama periode tersebut mereka akan mendapatkan pelatihan dari para musisi mentor yang telah menggabungkan diri mereka menjadi band yang dinamai The Generations. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Menurut panitia, Nial Djuliarso Quartet dan Meaningtone akan berangkat pada pertengahan Mei ke San Fransisco, dan selama beberapa hari mereka akan mengikuti bengkel jazz oleh para mentor. Pada puncaknya, yaitu 15 Mei malam, kedua kelompok musik jazz asal New York itu tampil dalam acara <em>Battle of the Combos</em> di Yoshi`s, klub jazz yang berada di kawasan jazz terkemuka di San Fransisco.</span><span id="more-344"></span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Penampilan Nial Djuliarso Quartet serta Meaningtone pada malam tersebut akan dinilai oleh para mentor dari The Generations Band dan pemenang kompetisi akan diumumkan pada malam yang sama. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Malam <em>Battle of the Combos</em> juga akan dihibur dengan penampilan The Generations serta band <em>all-star</em> yang terdiri dari para master musik jazz. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Dalam kompetisi ini panitia menetapkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Misalnya kelompok jazz yang mendaftar harus terdiri dari empat hingga tujuh musisi tingkat sarjana dan umur masing-masing personel tidak lebih dari 30 tahun. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Setiap kelompok diminta mengirimkan rekaman tiga lagu wajib dengan tipe blues tempo medium serta standar jazz seperti <em>Straight No Chaser</em> dari Thelonius Monk dan <em>Moment`s Notice</em> dari John Coltrane. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Nial Djuliarso Kuartet, yang memainkan musik jazz berakar pada tradisi para musisi, seperti Clifford Brown dan Horace Silver, menurut panitia menunjukkan wajah internasional yang menjadi salah satu semangat sebuah kompetisi. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span></p>
<p><span class="deskripsi">Bruce Harris, pemain trompet yang berasal dari Bronx, New York, dan <em>drummer</em> Carmen Intorre dari Buffalo-New York, bergabung dengan Yasushi Nakamura &#8211;kelahiran Tokyo, namun dibesarkan di Seattle-Washington&#8211; serta Nial Djuliarso, adalah anak Jakarta, Indonesia. </span></p>
<p><span class="deskripsi"> (ant )</span></p>
<p>dari : republika.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/344/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/344/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/344/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=344&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/nial-djuliarso-ke-final-kompetisi-jazz-di-as/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konser Keajaiban Cinta” Addie MS</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/konser-keajaiban-cinta%e2%80%9d-addie-ms/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/konser-keajaiban-cinta%e2%80%9d-addie-ms/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 08:44:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[klasik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[ Jakarta - Tidak banyak pasangan melakukan konser bersama,                  apalagi untuk sebuah perayaan ulang tahun pernikahan. Adalah                  Addie MS dan Memes [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"> Jakarta - Tidak banyak pasangan melakukan konser bersama,                  apalagi untuk sebuah perayaan ulang tahun pernikahan. Adalah                  Addie MS dan Memes yang merayakan ulang tahun ke-20 pernikahan                  mereka berada di antara yang sedikit itu. Pasangan yang menikah                  pada 13 September 1987 ini akan menjadi bintang “Konser                  Keajaiban Cinta” di Balai Sarbini, Jakarta, 17 Januari mendatang. Buat Addie MS, konser ini merupakan hadiah kedua untuk Memes                  setelah beberapa waktu lalu, ia membuatkan lagu khusus, “Mutiara                  Hatiku”. Lagu yang terdapat di album terbaru Memes, Miracle, ini                  menjadi single pertama dari delapan lagu yang ada. Lagu tersebut                  diciptakan tanpa persiapan oleh Addie. “Makan malam bagi kami hukumnya wajib di meja, kecuali kalau                  kami ada pekerjaan di luar. Ketika mau makan, tiba-tiba                  kepikiran mencoba piano. Memes nyanyi, ya sudah, mengalir begitu                  saja,” kata Addie yang didampingi Memes ketika ditemui di lub                  XXI Plaza Senayan, Jakarta, Senin (10/12). </span> <span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"> Bagi Memes, ini adalah lagu pertama yang dibuat Addie setelah                  delapan album dirilisnya. “Saya sangat tersanjung karena harus                  menunggu 20 tahun. Selama ini, Mas Addie cuma terlibat dalam                  aransemen saja, belum pernah membuatkan lagu khusus,” ujar                  Memes. Selain Addie, kado spesial lainnya datang dari buah hati                  mereka, Kevin Aprilio, yang membuatkan sekaligus mengaransemen                  dua lagu, “Cinta Sempurna” dan “Gemilang Cinta”. Konser ini akan menyertakan Twilite Orchestra (TO) yang dipimpin                  Addie MS. Ini merupakan sebuah konser yang amat berbeda bagi TO.                  Selama ini TO selalu me-ngusung misi penting me-masyarakatkan                  musik simfoni di Indonesia. Per-jalanan konser mereka pun selalu                  tidak pernah jauh dari musik klasik, semi klasik, musik film,                  dengan sedikit sekali unsur pop. Namun, di konser kali ini TO                  tidak menyertakan misi mereka. </span> <span id="more-342"></span><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"> “Rasanya sangat relevan untuk membuat satu konser bukan untuk                  perjuangan apa-apa, tapi untuk sebuah karunia yang diberikan                  Allah untuk usia pernikahan ini,” kata Addie. Repertoar yang                  akan dibawakan TO nantinya akhirnya berisi musik pop yang                  disebut Addie “untuk suami-suami yang nanti merayakan cinta”.  Pasangan Bintang Konser yang mendapat dukungan dari Ponds Age Miracle ini tidak                  hanya menghadirkan pasangan bintang Addie dan Memes, tapi juga                  Marcell dan Dewi “Dee” Lestari, Glenn Fredly dan Dewi Sandra,                  Becky Tumewu dan Irwan, serta pasangan panggung Harvey Maeiholo                  dan Vina Panduwinata. “Ini bukan konser Memes saja, tapi konser ini ingin dijadikan                  inspirasi bagi para suami untuk memberikan sesuatu kepada                  istrinya,” kata Addie yang juga pimpinan baru usai melakukan tur                  ke sejumlah kampus di Jawa bersama dengan Twilite Orchestra. Tidak harus menunggu lama untuk membuat suami-suami terinspirasi                  akan konser ini. Ketika baru dicetuskan saja, Marcell sudah                  memiliki rencana menjadikan konser ini sebagai salah satu hadiah                  untuk istrinya yang akan berulang tahun dalam waktu berdekatan. “Gue sama Dewi terinspirasi dari mereka berdua, tapi mungkin                  kami baru seperlimanya, ke depannya masih ada,” kata Marcell                  yang akan membawakan medley tiga lagu hitnya dalam konser itu. (mila novita)</span> dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/342/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/342/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/342/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=342&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/konser-keajaiban-cinta%e2%80%9d-addie-ms/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Slank Agungkan Cinta dan Wanita  di Usia Ke-24</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/slank-agungkan-cinta-dan-wanita-di-usia-ke-24/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/slank-agungkan-cinta-dan-wanita-di-usia-ke-24/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 08:36:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[ Jakarta – Untuk memeriahkan hari jadinya yang ke-24 (26 Desember                  1983-2007), grup band Slank akan menggelar konser musik bertajuk                  “From [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"> Jakarta – Untuk memeriahkan hari jadinya yang ke-24 (26 Desember                  1983-2007), grup band Slank akan menggelar konser musik bertajuk                  “From Slank With Love” di Pantai Carnaval Ancol, Sabtu (29/12)                  mendatang.<br />
Sesuai kebiasaan konser-konser ulang tahun yang terdahulu, kini                  Slank juga mengusung sesuatu yang unik dan berbeda.<br />
Kali ini, Slank mengkhususkan diri buat berkolaborasi dengan                  sederet vokalis perempuan; terdiri dari Maia, Melanie Subono,                  Sarah “Indonesian Idol”, T2, Julia Perez, Dewi Persik, Sherina,                  Astrid dan Nirina Zubir. Selain itu, ada penampilan bintang tamu                  asal Jepang, The Big Hip.<br />
Yang pasti, semua akan menyanyikan lagu-lagu lama dan baru milik                  Slank. Seluruhnya ada 23 lagu. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
“Kami selalu ingin menciptakan suasana spesial di konser                  perayaan ulang tahun Slank,” ujar drumer dan penggagas Slank,                  Bimbim di kediamannya, Gang Potlot III/14, Duren Tiga, Jakarta                  Selatan, Rabu (26/12) siang.<br />
“Lagu-lagu yang dipilih sengaja bertema cinta. Kita memang belum                  pernah membikin sesuatu yang mengangkat masalah perempuan.                  Kebetulan sekarang ini berita segala macem tentang perempuan                  sedang booming.<br />
Banyak perempuan yang jadi sorotan, apakah itu soal prestasinya                  atau bahkan aibnya. Kenapa juga kami memilih tema cinta dan                  perempuan, karena pada setiap 22 Desember ibu-ibu kita juga                  berulang tahun,” jelas vokalis Slank, Kaka.<br />
Di usianya yang sudah mendekati seperempat abad itu, Slank                  menebar harapan perubahan bagi generasi muda dalam mengagungkan                  cinta. “Kami ingin menebar cinta di usia kami sekarang ini. </span></p>
<p><span id="more-341"></span><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Melalui konser kemeriahan yang meracuni generasi muda dengan                  formula cinta,” ditambahkan Bimbim.<br />
Sejumlah mantan Slank seperti Indra Q dan Pay turut hadir                  merayakan pesta ulang tahun sekaligus konferensi pers                  “anniversary concert” tersebut. Hadir juga vokalis Nidji, Giring.<br />
Tak ketinggalan datang sekitar 400-an Slanker (pemuja Slank)                  yang khusus diundang dari sejumlah daerah di Tanah Air untuk                  menonton konser “From Slank With Love”, sambil mereka memberikan                  ucapan selamat ulang tahun kepada grup band idolanya.<br />
Sebagian di antaranya sudah mulai berdatangan sejak empat hari                  lalu di kawasan tempat tinggal Bimbim di Gang Potlot.<br />
<strong>(jjs)</strong></span></p>
<p>dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/341/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/341/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/341/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=341&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/slank-agungkan-cinta-dan-wanita-di-usia-ke-24/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trio Macan Siap “Melahap” Asteng dan Suriname</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/trio-macan-siap-%e2%80%9cmelahap%e2%80%9d-asteng-dan-suriname/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/trio-macan-siap-%e2%80%9cmelahap%e2%80%9d-asteng-dan-suriname/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 08:20:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=338</guid>
		<description><![CDATA[
Oleh
John JS
Jakarta - Sesudah dikenal luas, biasanya ada yang meniru. Di                  lingkup bisnis apa saja, menjiplak ataupun mengekor seakan tiada                  hukum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Oleh<br />
John JS</p>
<p>Jakarta - Sesudah dikenal luas, biasanya ada yang meniru. Di                  lingkup bisnis apa saja, menjiplak ataupun mengekor seakan tiada                  hukum yang pasti, termasuk dalam karya pertunjukan musik.<br />
Gaya menghibur Project Pop, seperti pernah dibilang Yosi Mokalu,                  ditiru Wong Pitoe dan Seurieus. Sebaliknya Nidji yang kini                  melambung, tak memungkiri “mengekor” The Killers dan Cold Play.<br />
Tetapi, persoalan bisa rumit apabila citra penampilan (:merek                  dagang) dimanipulasi dan disalahgunakan seperti yang menimpa                  Trio Macan. Proses tuntutan hukum masih berjalan, ungkap                  Lia-Iva-Dina (Trio Macan), “Kami masih menunggu iktikad baik                  dari oknum-oknum yang memanfaatkan nama kami dalam konser                  dangdut di sejumlah daerah.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
” Namun, dengan semakin sering Trio Macan muncul di layar                  televisi, diyakini sikap bersalah itu bisa hilang sendiri,                  karena masyarakat tambah cerdas dalam memilih siapa Trio Macan                  yang sesungguhnya.<br />
Layaknya artis profesional, ternyata mereka tak harus terganggu                  dengan “ancaman kerugian” semacam itu. Mereka malah tengah                  bersiap diri untuk melaksanakan rencana konser tur di Asia                  Tenggara (Asteng) dan Suriname.<br />
Malah sebetulnya, Trio Macan menjelang perayaan tutup tahun 2007                  diundang pihak Kedutaan Besar RI di Denmark untuk menghibur di                  sana. Namun, kembali lagi profesionalitas kerja, Lia-Iva-Dina                  menolak undangan tersebut lantaran mereka sudah menandatangani                  kontrak buat menghibur pencinta musik dangdut di Taman Mini                  Indonesia Indah dalam Konser Gemintang Artis Tahun Baru.</span></p>
<p><span id="more-338"></span><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
“Tawaran untuk tampil di Denmark begitu menggiurkan dengan                  bayaran yang lebih gede, namun kita udah deal untuk tampil di                  Taman Mini pada malam Tahun Baru lalu,” kata Lia. Trio Macan                  memilih bersikap profesional, ketimbang menikmati kesenangan                  sesaat. Padahal, kalau saja mereka memilih Denmark, berarti                  sudah kedua kalinya Trio Macan berkonser di luar negeri, karena                  pada pertengahan tahun lalu mereka berpeluang mengisi acara di                  Festival Film Asia Pasific di Taipei, Taiwan.<br />
“Padahal, suatu kebanggaan tersendiri bisa membawa musik dangdut                  ke dunia internasional.<br />
Rada kecewa sih batal ke Denmark, tetapi mungkin akan sedikit                  terobati karena kita akan berawal mengadakan tur Asia Tenggara                  pada pertengahan Februari 2008 di antaranya ke Malaysia,                  Singapura, dan Thailand, dan itu membuat kami bangga bisa                  mempromosikan dangdut di luar negeri,” ditambahkan Iva.</span></p>
<p>dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/338/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/338/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/338/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/338/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/338/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=338&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/trio-macan-siap-%e2%80%9cmelahap%e2%80%9d-asteng-dan-suriname/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bob Dylan Dianugerahi Pulitzer</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/bob-dylan-dianugerahi-pulitzer/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/bob-dylan-dianugerahi-pulitzer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 07:19:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[
New York – Berkat Bob Dylan, rock ‘n’ roll akhirnya mendobrak              dinding Pulitzer. Dylan, penulis lagu yang paling dipuji dan sangat              berpengaruh pada separo abad ini, yang membawakan rock [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
New York – Berkat Bob Dylan, rock ‘n’ roll akhirnya mendobrak              dinding Pulitzer. Dylan, penulis lagu yang paling dipuji dan sangat              berpengaruh pada separo abad ini, yang membawakan rock dari jalanan              hingga ruang kelas, menerima Penghargaan Pulitzer yang bergengsi,              Senin (7/4), karena “pengaruh mendalamnya terhadap musik dan budaya              Amerika populer, ditandai komposisi lirik dari kekuatan puitik yang              sangat luar biasa.”<br />
Ini untuk pertama kalinya para juri Pulitzer, yang merindukan musik              klasik dan jazz, memberi penghargaan sebuah bentuk seni yang pernah              dicap sebagai barbar, dan bahkan subversif. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
“Saya tidak mempercayainya,” kata penggemar Dylan dan juga pemenang              Pulitzer, Junot Diaz, saat pemberian penghargaan Dylan.<br />
Karya Diaz, “The Brief Wondrous Life of Oscar Wao,” sebuah cerita              tragis, tetapi humoris tentang nafsu, politik dan kekerasan di              antara rakyat Dominika di kampung halaman dan di Amerika Serikat,              memenangkan penghargaan fiksi.<br />
“Saya kerap buntu dan merasa ragu-ragu,” katanya kepada The              Associated Press tentang proses penulisan, dan itu termasuk bagian              tentang Dylan.<br />
“Bob Dylan adalah masalah bagi saya,” kata Diaz, yang juga              menerbitkan kumpulan cerpen. “Saya mempunyai satu bagian sepanjang              40 halaman, dan seluruh bab dirancang mengenai lirik Bob Dylan              selama periode dua tahun (1967-69). Pada bagian akhir, saya ingin              menutup kekaguman saya kepada Bob Dylan.” </span></p>
<p><span id="more-336"></span><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Pulitzer untuk drama diberikan kepada Tracy Letts’ “August: Osage              County” yang seperti novel Diaz, mengombinasikan komedi dan              kekejaman. Letts menyebut dramanya “otobiografi longgar,” tentang              pertarungan sebuah keluarga yang merentang selama beberapa generasi              tentang ketidakbahagiaan dan mimpi-mimpi yang tak tercapai.<br />
Kemenangan Dylan tidak berarti bahwa Pulitzer telah melupakan              komposer klasik. Penghargaan untuk musik diberikan bagi “The Little              Match Girl Passion,” karya David Lang yang membuka konser di              Carnegie Hall, tempat Dylan juga tampil.<br />
“Dylan adalah artis yang kerap bermain dalam konser saya jadi              penghargaan yang saya terima di saat bersamaan dengan Bob Dylan              adalah membanggakan,” kata Lang kepada AP.<br />
Lama setelah kebanyakan teman-temannya seusianya wafat, meninggalkan              bisnis atau terikat pada nostalgia masa lalu, Dylan terus melakukan              tur dan melansir CD-CD baru yang dipuji. Para penggemar, kritikus              dan akademikus terobsesi pada lirik-liriknya, sejak pertengahan              1960-an, ketika lagu-lagu protes seperti “Blowin’ in the Wind”              menasbihkan Dylan sebagai seorang penyair dan nabi bagi generasi              pemberontak.<br />
Lagu-lagunya memasukkan acuan Injil dan ia mengakui Chekhov, Walt              Whitman dan Jack Kerouac sebagai orang-orang yang mempengaruhinya.              Memoirnya, Chronicles, Volume One, menjadi unggulan National Book              Critics Circle pada 2005 dan diakui sebagai buku selebritas yang              langka yang bisa dijadikan karya literatur. (ap/ida)</span></p>
<p>dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/336/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/336/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/336/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=336&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/bob-dylan-dianugerahi-pulitzer/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“A Mild Live Wanted” Indonesia Timur, Magneto Juara, tapi Masih Harus Dibenahi</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/%e2%80%9ca-mild-live-wanted%e2%80%9d-indonesia-timur-magneto-juara-tapi-masih-harus-dibenahi/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/%e2%80%9ca-mild-live-wanted%e2%80%9d-indonesia-timur-magneto-juara-tapi-masih-harus-dibenahi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 06:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[musik pop-R n B-rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Oleh
John JS
Makassar - Meski mengeluhkan tata cara kolaborasi yang tanpa menggunakan latihan bersama lebih dulu, ternyata gitaris Gigi, Dewa Budjana, mau juga muncul “menemani” salah satu finalis utama “A Mild Live Wanted” regional Indonesia Timur. Budjana tampil bersama Mr X (asal Papua) saat menyanyikan lagu undian, “Terbang”, di Pantai Akarena, Makassar, Minggu (24/2) malam.
Saya mengucapkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh<br />
John JS</p>
<p>Makassar - Meski mengeluhkan tata cara kolaborasi yang tanpa menggunakan latihan bersama lebih dulu, ternyata gitaris Gigi, Dewa Budjana, mau juga muncul “menemani” salah satu finalis utama “A Mild Live Wanted” regional Indonesia Timur. Budjana tampil bersama Mr X (asal Papua) saat menyanyikan lagu undian, “Terbang”, di Pantai Akarena, Makassar, Minggu (24/2) malam.<br />
Saya mengucapkan terima kasih, karena sudah dapat kepercayaan dari Budjana. Kalaupun kami kalah (jadi runner-up), tetapi sudah bisa jadi contoh bagi band-band lain di Jayapura,” komentar Okky, pemain bas Mr X, mewakili personel yang lain.</p>
<p>“Kami mungkin berencana mengulang ikut di A Mild Live Wanted (AMLW) tahun depan. Tetapi, siapa tahu juga ada label rekaman yang naksir kami lebih dulu,” ungkap Okky, tertawa.<br />
Mr X yang dikalahkan band tuan rumah Makassar, Magneto, baru saja delapan bulan terbentuk dan terdiri dari para individu pemusik yang sudah lama ngeband.<br />
“Setelah dapat vokalis, kami melakukan latihan-latihan bareng. Tetapi sulit juga untuk latihan rutin, karena kami sibuk dengan pekerjaan masing-masing di Pemda, Departemen Perhubungan dan Pertamina. Saya bekerja di Pertamina,” kata vokalis Lamet.<span id="more-335"></span></p>
<p>Terus terang, dikatakan Okky, mereka tanpa pola latihan yang jelas. Dulu kami main rock, namun kini bangkit dengan lagu-lagu mellow sesuai pasar yang bisa diikuti selera banyak orang. Tetapi, mereka tetap berusaha beda dengan yang lain. Mereka mengaku banyak dipengaruhi band progresif, Dream Theater, selain Gigi, Edane dan Slank.<br />
Sementara itu, Ketua Dewan Juri, Krisna J Sadrach memenangkan Magneto, karena menilai mereka punya modal besar ke depan. ”Tetapi, Magneto akan dibenahi sesuai keperluan industri pop, saat nanti memasuki studio rekaman seminggu lagi di Jakarta,” diingatkan Krisna.</p>
<p>Janji Banyak Belajar<br />
Menyambut kemenangannya, segenap personel Magneto berjanji akan banyak belajar lagi. Apalagi, kata Okky, kini mereka butuh melakukan perubahan-perubahan terutama pada vokalisnya. Tahun lalu, Magneto juga telah mengikuti kontes pencarian band-band berbakat di Indonesia ini. Saat itu mereka hanya mencapai Juara II di Tingkat Kota Makassar.<br />
Hal serupa dilakukan band asal Ambon, Par-C, yang berada di urutan tiga AMLW Indonesia Timur. Mereka tahun lalu telah mencicipi terlebih dulu sebagai Juara I AMLW Tingkat Kota (Ambon). ”Cuma tahun lalu kami berbeda vokalis (Arlens) dan kibordis (Opal),” diungkapkan drumer Celo.<br />
Meski harus rela kalah, menurut Celo, mereka tetap menyatukan hati dan visi. Artinya tidak sekadar bermain musik. ”Kami sudah senang satu sama lain. Kalah, tetapi kami akan ikut lagi tahun depan, karena AMLW memberikan kesempatan untuk maju,” sambung Celo.</p>
<p>Seperti diketahui, Par-C pada saat puncak final mendapatkan undian lagu milik The Titans, ”Bukan Aku”. Salah satu lagu andalan The Titans itu, sayangnya sama sekali belum dikenal Par-C, sehingga dalam waktu latihan yang terbatas tentu membuat mereka lumayan kacau.<br />
Kecenderungan seperti itu sempat dikeluhkan Budjana maupun Arman Maulana (Gigi), yang menyebutkan ”aturan main” semacam itu bisa dibilang ”mengerjai” dan ”menceburkan” setiap tiga finalis utama AMLW.<br />
”Semua orang mungkin bisa bikin band, tetapi menghadapi audiens tidak semua bisa,” ujar pemain bas Gigi, Thomas Ramdhan, menyinggung kepentingan latihan bareng untuk sesi kolaborasi yang diperintahkan penyelenggara A Mild Live, Deteksi Production, Musica Studio’s dan Trinity Optima Production.<br />
Selain Gigi dan The Titans, pelaksanaan AMLW regional Indonesia Timur ikut diramaikan oleh Nidji, Anima dan Dunia Band.<br />
dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/335/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/335/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/335/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=335&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/09/%e2%80%9ca-mild-live-wanted%e2%80%9d-indonesia-timur-magneto-juara-tapi-masih-harus-dibenahi/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lewat Antologi Lagu, Suntikkan Energi buat Negeri</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/lewat-antologi-lagu-suntikkan-energi-buat-negeri/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/lewat-antologi-lagu-suntikkan-energi-buat-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 11:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[ Arief J Wicaksono

Oleh
Wahyu Dramastuti
JAKARTA - ”Leny, please aku ingin tahu biaya masuk sekolah. Kalo                  sakit, dokter dan obatnya berapa? Cukupkah kita untuk merawat               [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"> Arief J Wicaksono<br />
</span></strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;">Oleh<br />
Wahyu Dramastuti</p>
<p>JAKARTA - ”Leny, please aku ingin tahu biaya masuk sekolah. Kalo                  sakit, dokter dan obatnya berapa? Cukupkah kita untuk merawat                  Una di negeri ini&#8230; Manusia di sini mulai tak manusiawi dan                  kebenaran mulai jadi barang opini.</p>
<p>Bisakah kita melindungi Una di negeri ini&#8230;?”<br />
Petikan lagu karya Bimbim (grup band Slank) berjudul                  “Indonesiakan Una” itu menggugah hati Arief J Wicaksono, yang                  kemudian menuangkan dalam bukunya, Simfoni Indonesia—Antologi                  Lagu untuk Negeri. “Indonesiakan Una” melengkapi puluhan lagu                  lain yang didokumentasikan Arief dalam buku tersebut, yang                  semuanya mengangkat tema cinta Tanah Air.<br />
Tak bisa disangkal, buku bersampul merah putih itu menunjukkan                  betapa Arief mencintai tanah kelahirannya, Indonesia. Melalui                  karya tersebut, ia mengajak semua orang untuk melihat Indonesia                  dari berbagai perspektif, termasuk bineka tunggal ika yang bisa                  menumbuhkan rasa toleransi antarsesama warga.<br />
Rupanya, Arief terlahir dari keluarga militer. Ayahnya adalah                  anggota purnawirawan TNI berpangkat Letkol, yang selalu                  bercerita tentang Tanah Air kepada delapan anaknya. Namun sang                  ayah juga menyukai musik. Dua hasrat yang mengalir dalam diri                  sang ayah itulah yang kemudian tertancap di lubuk hati                  anak-anaknya. </span></p>
<p><span id="more-334"></span><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Apakah itu yang kemudian mendorong Arief membuat antologi lagu?                  “Ya, sebab perlu direnungkan, sebuah orkestra bangsa itu seperti                  apa? Menjadi konduktor bangsa itu seperti apa? Karena alat musik                  bangsa ini berbeda-beda, tetapi tetap harus menjadi satu,” tutur                  Arief ketika bertandang di Redaksi Sinar Harapan, baru-baru ini.<br />
Ia mencatat sebetulnya lagu-lagu bertema kebangsaan dan                  nasionalisme tidak hanya ditulis oleh generasi ‘45 seperti                  Cornell Simanjuntak, Usmar Ismail, WR Supratman, dan Ibu Sud.                  Karya dengan napas serupa yang menyoroti kondisi Indonesia                  pascamerdeka, juga banyak ditulis oleh musisi yang kemudian                  diluncurkan dalam bentuk rekaman.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
“Tetapi karya yang ‘disosialisasikan’ sebagai menu utama pada                  perayaan HUT Kemerdekaan RI selalu dimonopoli karya generasi                  ‘Indonesia lama’. Ini pasti karena karya generasi ‘45 telah                  dibukukan, sedangkan karya generasi baru masih tercecer,” ungkap                  Arief. Untuk itulah, ia merangkum hasil karya generasi baru—Arief                  menyebut generasi industri rekaman—ke dalam buku setebal 254                  halaman. Di antaranya lagu karya Iwan Fals, Guruh Soekarno Putra,                  Ully H Rusady, Sawung Jabo, Ebiet G Ade, Erros (Seila on 7), dan                  Armand Maulana (Gigi).</p>
<p>Keaslian Lagu Terjaga<br />
Mungkin karena mencintai dunia sastra pula, Arief yang ayah dari                  Aljudzan Faza Dinan ( <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> dan Ariqa Nada Taftazani (3) ini,                  membagi buku itu dalam delapan episode. Pada setiap episode                  diawali dengan esai lirik. Tujuannya, selain sebagai pengantar,                  juga untuk menggugah spirit. “Untuk melejitkan energi baru:                  Indonesia!” tegasnya.<br />
Seluruh lagu dibuatkan partitur dan chord, berikut nama pencipta,                  penyanyi, serta kelompok musiknya. Bahkan dilengkapi keterangan                  kapan lagu itu beredar, dan apakah sudah dibawakan oleh penyanyi                  yang lain. Judul album, perusahaan perekam, sampai angka tahun                  peluncuran album pun dituliskan. Dan demi memudahkan mencerna                  makna lagu itu, disediakan kolom khusus riwayat lagu oleh musisi                  dan pihak lain yang mengetahui proses penciptaan karya tersebut.<br />
Supaya pembaca tidak merasa bosan, Arief menyelingi tulisannya                  dengan intisari lagu dan penggalan bait-bait lagu, sedangkan                  partitur not balok disusun berdasarkan rekaman asli yang                  terdapat pada album kaset, piringan hitam (PH), dan compact disc                  (CD). Penyusunan notasi balok dan chord dilakukan dengan tetap                  menjaga keaslian lagunya; bisa dimainkan dengan gitar maupun                  piano.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Suami dari Nina Ratna Suminar ini berusaha menyuntikkan energi                  untuk Indonesia, tanpa mengingkari fakta yang terjadi. Simaklah                  tulisannya,<br />
“Ketika dahulu dengan modal puluhan sarjana dan rakyat hampir 60                  juta, Indonesia mampu merdeka. Kini dengan bekal ratusan ribu                  sarjana, profesor, ribuan doktor dan rakyat hampir empat kali                  lipat, Indonesia sepatutnya bertambah hebat dalam mewujudkan                  kemakmuran. Tapi faktanya, Indonesia justru terseok-seok dan                  pantas dikasihani.”<br />
Meski begitu, kerinduan akan Indonesia yang maju dan gemah ripah                  loh jinawi, membuat Arief tetap bersemangat. Ia membangkitkan                  optimisme semua warga Indonesia untuk mengisi kemerdekaan,                  seperti terlihat dalam episode 5, Legenda Putra Pertiwi                  “Konglomerat Nurani, Pewaris Elok Pekerti”. Menurutnya, istilah                  konglomerat tidak hanya untuk orang-orang yang kaya materi,                  tetapi juga untuk mereka yang kaya nurani dan budi pekerti. n<br />
</span></p>
<p>dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/334/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/334/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/334/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=334&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/lewat-antologi-lagu-suntikkan-energi-buat-negeri/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merajut Kembali Kejayaan Lagu Batak</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/merajut-kembali-kejayaan-lagu-batak/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/merajut-kembali-kejayaan-lagu-batak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 11:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[LCLB Nasional                  2008

Jakarta – Orang Batak kerap diidentikkan dengan suara bagus dan keahlian menyanyi. Talenta ini seakan menjadi karunia yang melekat pada orang Batak pada umumnya. Sejak dulu lagu-lagu Batak dikenal dan ikut memperkaya khazanah musik nasional bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;">LCLB Nasional                  2008<br />
</span></strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Jakarta – Orang Batak kerap diidentikkan dengan suara bagus dan keahlian menyanyi. Talenta ini seakan menjadi karunia yang melekat pada orang Batak pada umumnya. Sejak dulu lagu-lagu Batak dikenal dan ikut memperkaya khazanah musik nasional bahkan mancanegara. Dengan ciri melodi yang tidak terlalu rumit dan cenderung easy listening membuat lagu-lagu Batak mudah diterima pendengarnya. </span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Lagu “Sitogol”, “Alusi Au” dan “Lissoi” ciptaan Nahum Situmorang adalah contoh lagu-lagu yang sangat akrab di telinga orang Indonesia, tak peduli asal mereka. Cornel Simanjuntak dengan lagu romantisnya “O Ale Alogo”, Guru Siddik Sitompul atau S.Dis menggubah lagu fenomenal “O Tano Batak” yang secara informal menjadi lagu wajib orang Batak.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Tembang “A Sing Sing So” gubahan Boni Siahaan dan dipopulerkan Gordon Tobing menjadi lagu yang merakyat di berbagai belahan dunia termasuk di Amerika. Grup Parisma 71 dan Trio Golden Heart yang dimotori Dakka Hutagalung menghasilkan lagu-lagu sentimentil dan jenaka sempat menghiasi belantika musik Batak.<br />
Demikian juga dengan lagu-lagu “Eta Mangalap Boru”, ”Tading Maham” serta “O Turang Lame Gogo” dan “Piso Surit” yang berasal dari Simalungun dan Tanah Karo juga dikenal luas. Lagu-lagu di atas tercipta antara tahun 1920 hingga ‘70-an.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Eksistensi lagu-lagu Batak masih berlanjut dengan puluhan karya emas gubahan Firman Marpaung seperti “Mangkuling Giring-giring” dan “Putus Singkola” yang sempat merajai peredaran lagu-lagu Batak. Berikutnya era grup vokal bermunculan dengan lagu-lagu ciptaan sendiri.<br />
Sebut saja Trio The King dengan lagu “Andigan”, Trio Amsisi dengan beat khas Batak ciptaan personelnya Iran Ambarita, Jack Marpaung dan Trio Lasidos dapat bertahan lama di pasar lagu Batak dan dikenal dengan aliran lagu ratapan (andung), rock serta blues. Demikian juga lagu “Inang” ciptaan Charles Hutagalung dan lagu “Sai Anju Ma Au” yang dipopulerkan Nainggolan Sister masih menjadi salah satu lagu favorit pilihan pecinta musik karaoke hingga kini.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Namun, di penghujung tahun 1990 hingga sekarang, lagu-lagu Batak tak lagi booming. Entah apa penyebabnya, yang jelas sejak saat itu hingga sekarang lagu-lagu yang tercipta dan mencapai hits bisa dihitung dengan jari. Maraknya pembajakan lagu, royalti yang tidak memadai serta persaingan yang makin ketat mungkin bisa dikedepankan sebagai penyebab. Namun, yang menjadi pertanyaan apakah kondisi ini akan dibiarkan?</span></p>
<p>LCLB 2008<br />
Setelah vakum selama 20 tahun Lomba Cipta Lagu Batak kembali digagas untuk dilaksanakan tahun 2008 ini. Drs Roy H Ritonga, STh ketua Panitia dan Dr Paimin Napitupulu sebagai penasihat panitia LCLB 2008 dalam keterangan persnya, Sabtu (29/3), mengatakan lomba ini bertujuan memaksimalkan potensi lagu-lagu Batak dari seluruh puak Batak di tingkat nasional maupun internasional dalam rangka mendukung potensi pariwisata daerah Batak khususnya Danau Toba dan Sumatera Utara umumnya yang dikenal sebagai Toba Dream.</p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Di sisi lain ketua penyelenggara Hotma MT Pardede menerangkan untuk menghasilkan karya lagu yang berkualitas dari lomba ini dibutuhkan dukungan dari semua elemen yang terkait baik pencipta lagu lintas generasi, panitia, dewan juri, industri musik, media massa, pihak sponsor terutama dukungan dari masyarakat musik Indonesia. Pendaftaran untuk mengikuti lomba ini telah dibuka mulai 10 Februari lalu dan akan ditutup 12 April 2008. Lalu seperti apakah lagu Batak yang dihasilkan dari LCLB 2008 ini? Mari menunggu dan berharap. (dame sitompul)</span></p>
<p>dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/333/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/333/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/333/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=333&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/merajut-kembali-kejayaan-lagu-batak/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Skid Row, Kini Giliran Genre Metal</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/skid-row-kini-giliran-genre-metal/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/skid-row-kini-giliran-genre-metal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 09:42:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[musik pop-R n B-rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Skid Row Gelar              Konser Murah

Jakarta – Kedatangan konser tur band di Jakarta, kini menjadi              gilirannya genre metal. Didahului legenda band power metal asal       [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;">Skid Row Gelar              Konser Murah</span><span style="font-family:Arial;font-size:medium;"><br />
</span></strong><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Jakarta – Kedatangan konser tur band di Jakarta, kini menjadi              gilirannya genre metal. Didahului legenda band power metal asal              Jerman, Helloween, 22 Februari lalu. Kini akan menyusul hadir, Skid              Row, band heavy metal yang didirikan di New Jersey, Amerika Serikat              (1986).<br />
Tak cuma di Jakarta (ex-Drive In, Taman Impian Jaya Ancol, 7/3),              Skid Row yang telah ditinggalkan gitaris Dave “The Snake” Sabo itu              juga bakal berkonser di Stadion Siliwangi, Bandung (9/3), Stadion              Diponegoro, Semarang (11/3), Stadion Tambaksari, Surabaya (13/3) dan              Lapangan Rampal, Malang (15/3).<br />
Log Zhelebour selaku promotor, menyebut undangan bagi Skid Row di              Indonesia sekaligus ingin menjawab bahwa pergelaran rock tak selalu              memancing kerusuhan. “Agar trauma konser rock, bisa dihilangkan!”              kata Log Zhelebour di Hard Rock Café, Kamis (28/2) sore.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Diakuinya, ketat perizinan konser di Bandung setelah peristiwa maut              beberapa waktu lalu, membuat ia sempat kesulitan. “Tetapi, karena              saya jadi promotor musik rock sejak era Orde Baru, maka kesulitan              bisa terlewati. Apalagi dengan janji sudah bergaransi,” jawabnya,              yakin.<br />
Menjelaskan kenapa ia berani menjual tiket murah di Bandung,              Semarang, Surabaya dan Malang (Rp 20.000-Rp 30.000) dibandingkan              Jakarta yang seharga Rp 100.000. “Saya tidak mencari keuntungan              sebesar-besarnya, karena memang hobi sebagai promotor rock. Yang              penting acaranya lancar dan baik,” katanya.<br />
“Saya bisa mengontrak Skid Row relatif murah, karena saya selalu              memberikan tawaran di bawah harga resmi. Kalau mereka tak mau, ya              sudah!” sambung Log.<br />
Kemudahan mengundang Skid Row, menurutnya, juga lantaran manajemen              mereka telah mengetahui bahwa Indonesia sudah sering              menyelenggarakan konser tur artis-artis mancanegara. Apalagi, khusus              buat Skid Row, mereka dipersilakan hadir di lima kota besar yang              jarang bisa terjadi di negara mana pun. </span></p>
<p><span id="more-331"></span><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
“Dengan begitu, otomatis pembayaran bisa murah karena hitungannya              paket,” ditambahkan Log.<br />
Skid Row baru pertama kalinya konser di Indonesia. “Mumpung kontrak              resminya sudah murah, kan posisinya sudah tidak di atas lagi. Kalau              dulu, mungkin saya tak sanggup bayar,” terangnya.</p>
<p>“I Remember You”<br />
Skid Row (Johnny Solinger, Rachel Bolan, Scotti Hill, David Gara dan              Ryan Cook) terakhir kali meluncurkan album bertajuk Revolutions Per              Minute (Oktober, 2006).<br />
Grup band yang juga terkategori bergenre hard rock dan glam metal              itu, pertama kali menjulang dengan debut album bernama sendiri yang              menghasilkan sertifikat 5X Platinum dengan tiga singel menawan, “18              and Life”, “I Remember You” dan “Youth Gone Wild”. Saat itu vokalis              Sebastian Bach masih bercokol, dan berulah di Skid Row dengan sebuah              insiden pelemparan botol, dan sikapnya yang anti-gay.<br />
Kegemilangan Skid Row berlanjut dengan album kedua, Slave to the              Grind (1991) yang ketika itu langsung menembus puncak tangga di              Amerika Serikat. Meski karakter musiknya tambah mengeras.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
Sebelum Sebastian Bach hengkang dari Skid Row (1996), mereka telah              terlebih dulu merilis album ketiga, Subhuman Race (1995) yang              lumayan nangkring sampai tangga 40 teratas.<br />
Vokalis Johnny Solinger baru bergabung pada tahun 1999, setelah Skid              Row sempat vakum. Adapun album keempat, Thickskin, akhirnya bisa              diluncurkan tahun 2003.<br />
Melihat “kemunduran” Skid Row dalam menghasilkan hits, sempat              menghadirkan isu bahwa Sebastian Bach bakal balik bergabung. Akan              tetapi, peluang reuni semacam itu, ternyata tak pernah terwujud.              Konser Skid Row di Indonesia yang didukung sponsor Gudang Garam akan              dibuka dengan dua grup hard rock pendatang baru asuhan Log Zhelebour,              Log Guns dan Kobe.<br />
<strong>(john js)</strong></span></p>
<p>dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/331/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/331/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/331/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=331&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/08/skid-row-kini-giliran-genre-metal/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“Sing Like A Star” Modal Menjadi Bintang: Percaya Diri</title>
		<link>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/04/%e2%80%9csing-like-a-star%e2%80%9d-modal-menjadi-bintang-percaya-diri/</link>
		<comments>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/04/%e2%80%9csing-like-a-star%e2%80%9d-modal-menjadi-bintang-percaya-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 11:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jazzmuziek</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[inovasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muzieku.wordpress.com/2008/04/04/%e2%80%9csing-like-a-star%e2%80%9d-modal-menjadi-bintang-percaya-diri/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - ”Waktu MTV VJ Hunt, di Bandung, ada orang yang ikut                  dua kali casting, lucu banget. Tapi, dia tidak bisa menjadi                 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font face="Arial" size="2">Jakarta - ”Waktu MTV VJ Hunt, di Bandung, ada orang yang ikut                  dua kali casting, lucu banget. Tapi, dia tidak bisa menjadi                  seorang VJ (video jockey). Dia sekarang terkenal banget, namanya                  Aming. Dia nggak bisa bernyanyi, tapi dia punya sesuatu, dia                  punya bakat lain,” kata Cipta Panca Laksana, Production Manager                  Global TV. </font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><br />
Mungkin tidak ada yang pernah menyangka bahwa laki-laki yang                  kini selalu muncul di Extravaganza itu pernah berjuang keras                  untuk muncul di layar kaca melalui ajang pencarian bakat itu.                  Sayangnya, Aming memang tidak memiliki bakat menjadi VJ, dan                  sayangnya lagi, belum ada wadah untuk orang-orang seperti Aming                  saat itu.<br />
Seorang contoh lain berasal dari Amerika Serikat, William Hung,                  kontestan American Idol musim ketiga. Ia tidak bisa bernyanyi,                  berdansa atau apa pun bakat yang diinginkan kontes yang                  melahirkan Kelly Clarkson itu.<br />
“Kamu tidak bisa bernyanyi, kamu tidak bisa berjoget, lalu kamu                  ingin saya mengatakan apa?” kata Simon Cowell, si ketua juri                  ketika Hung yang dengan percaya dirinya membawakan “She Bangs”                  Ricky Martin. </font></p>
<p><span id="more-329"></span><font face="Arial" size="2"><br />
Satu lagi yang menjadi populer, meskipun ia tidak bisa bernyanyi                  atau berjoget adalah Suciwati, salah seorang kontestan                  Indonesian Idol yang gagal. Namun, seperti Hung, Suciwati juga                  menjadi dikenal para pemirsa Indonesian Idol.<br />
Hanya bermodal percaya diri, itulah yang membuat Global TV                  membuat reality show terbaru, “Sing Like A Star”, yang audisinya                  mulai 5 Maret ini di Tangerang, Serang, Bekasi, Jakarta, Bogor,                  Depok, Sumedang, Cianjur, Cipanas, Semarang, Yogya, Solo,                  Surabaya, dan Bali. </font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><br />
“Yang penting dia harus heboh, dia harus menghibur, kuncinya di                  situ. Syukur-syukur kalau bisa nyanyi, tapi kalau dia berani                  tampil, berani malu, berani menghibur penonton, dia bisa ikut                  audisi ini,” ujar Hendrata Yudha, Produser Eksekutif Global TV,                  dalam jumpa pers di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu (5/3).<br />
Panca menegaskan, bahkan jika ingin lip sync pun diperbolehkan.                  “Nanti tinggal bilang saja kepada kami.”</p>
<p>Seperti Bintang<br />
Sesuai dengan nama program ini, peserta audisi mengikuti gaya                  bintang idolanya. Sebagai Giring Nidji, misalnya, si peserta                  tampil dengan rambut kribo, syal di leher, celana panjang pas                  badan, dan bergoyang dengan jari tangan yang tidak pernah diam.<br />
Ada sebuah kotak-katik, kotak yang berisi seluruh perlengkapan                  untuk menirukan gaya bintang idola, yang disediakan sebelum                  peserta memasuki bus untuk bergaya di depan kamera.<br />
Penampilan peserta itu akan dinilai juri yang terdiri dari                  pelawak, musikus, koreografer, aktris dan aktor, dan presenter.                  Setiap akhir bulan, para peserta terbaik di setiap pekannya                  diberi kesempatan tampil di Panggung Impian. Pemenangnya memang                  tidak mendapatkan hadiah terlalu besar, hanya uang tunai Rp 5                  juta serta kesemptan tampil di program-program Global TV. </font></p>
<p><font face="Arial" size="2"><br />
“Hadiah bisa bertambah besar, tergantung sponsor,” ujar Prima                  Gerda Pertiwi, produser program ini.<br />
Hendra menambahkan, bukan tidak mungkin pula mereka menjadi                  pengisi acara tetap di program-program baru Global TV. “Ke depan,                  kami sudah merencanakan dia jadi ikon sendiri, bukan tidak                  mungkin kan Global TV bikin program komedi?”<br />
(mila novita)</font></p>
<p>dari : sinarharapan.co.id</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/muzieku.wordpress.com/329/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/muzieku.wordpress.com/329/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muzieku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muzieku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muzieku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muzieku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muzieku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muzieku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muzieku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muzieku.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muzieku.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muzieku.wordpress.com/329/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muzieku.wordpress.com&blog=2418292&post=329&subd=muzieku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muzieku.wordpress.com/2008/04/04/%e2%80%9csing-like-a-star%e2%80%9d-modal-menjadi-bintang-percaya-diri/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/jazzmuziek-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jazzmuziek</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>