Ira Swara Goyang Bandung


WAJAHNYA yang segar dililit cardigan merah muda dengan hem putih di bagian dalam, Ira Swara bertandang ke dapur redaksi HU Pikiran Rakyat, Jln. Soekarno Hatta, Bandung, Kamis (5/5). Kehadiran Ira ditemani Febry Meuthia (produser “Sang Bintang” SCTV), Franz Sutorius (manager Ira), dan Agung (staf Humas SCTV). Ira diterima Pemimpin Redaksi I Yoyo S. Adiredja, Pemimpin Redaksi II Widodo Asmowiyoto, Koordinator Liputan Nanang Setiawan, dan Asisten Redaktur Hiburan Ratna Djuwita.

Disampaikan Febry, Jumat (6/5) malam ini, Ira Swara akan hadir pada acara “Sang Bintang” yang disuguhkan secara live di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Jln. Dipati Ukur Bandung mulai pukul 19.00 WIB-selesai. Pada pentas yang digelar sebagai rangkaian dari “Karnaval SCTV 2005” ini, Ira Swara akan membawakan 4 lagu yang seluruhnya berirama dangdut, yakni “Halo Dangdut”, “Penasaran”, “Bumi Makin Panas”, dan ” Sekuntum Mawar Merah”.

“Ira sebenarnya bisa saja membawakan lagu dalam warna lain, misalnya pop. Tetapi Ira sudah menjadi ikon “Sang Bintang”, Ira akan membawakan lagunya dalam irama dangdut. Selain itu, musik dangdut lebih cocok untuk live,” kata Febry.

Sedangkan Frans menyebutkan, pada pentas kali ini Ira akan mengenakan gaun hasil rancangan desainer Bandung Deden Siswanto. Gaun-gaun ini akan disesuaikan dengan lagu yang dibawakan Ira, sehingga Ira akan berganti baju 4 kali.

Ditanya bagaimana persiapannya menghadapi penonton Bandung, Ira berkata, “Pokoknya saya akan tampil semaksimal mungkin. Saya tahu, penonton Bandung itu apresiasinya bagus.”

Dikatakan Ira, persiapan untuk pentas outdoor memang biasanya lebih berat dari persiapan pentas in door. Selain tubuh harus prima dan sehat, latihannya pun lebih banyak. “Kalau untuk outdoor, biasanya lagu yang dipersiapkan dobel. Misalnya akan membawakan 4 lagu, maka lagu yang dipersiapkan saat latihan bisa mencapai 7-8 atau lebih,” ujarnya.

Untuk menjaga stamina agar penampilannya tetap prima, Ira mengaku rutin mengonsumsi vitamin. Bahkan, kalau kebetulan letih banget, ia melakukan pijat-pijat kecil di kamar hotel. “Gimana ya, kalau lagi di pentas itu biasanya gaun kan bisa basah. Udah gitu, kering lagi. Basah lagi, tapi jadinya malah makin bersemangat,” ujar artis kelahiran 16 Juni 1980 ini.

Menurut Febry, dipilihnya Ira sebagai ikon pengganti Inul Daratista, memang sangat tepat. Selain sebelumnya Ira sudah terbiasa menjadi bintang tamu pada acara “Sang Bintang”, goyangan dan gerak tari Ira bagus. Bahkan, Ira juga piawai menari mengikuti penari latar seperti yang sering dilakukan penyanyi-penyanyi luar semacam Jennifer Lopez dan Britney Spear atau penyanyi dalam negeri seperti Dewi Sandra atau yang lainnya. Sehingga Ira dapat memberikan suguhan berbeda dari acara “Sang Bintang” yang sebelumnya. (Mal/”PR”)***Jumat, 06 Mei 2005

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: