PAS Band Gebrak Gasibu


HUJAN lebat sejak siang hingga menjelang petang di akhir pekan sempat mengguyur Kota Bandung. Tidak sekadar menciptakan hawa dingin berikut kabut tipis tetapi juga genangan air yang mudah ditemui hampir di setiap sisi ruas jalan atau taman kota.


VOKALIS Pas Band, Yuki, tampil atraktif di depan ribuan penggemarnya pada “A Mild 12 Pas” yang memenuhi Lapangan Gasibu Bandung, Sabtu (26/3).*M. GELORA SAPTA/”PR”

Tidak terkecuali dengan Lapangan Gasibu. Lapangan yang terletak di utara tempat Gubernur Jawa Barat bekerja dalam bulan Maret ini seakan tidak pernah ada sepi.

Hampir setiap hari pasti saja ada aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa atau elemen masyarakat. Giliran memasuki akhir pekan Lapangan Gasibu menjadi ajang pergelaran musik.

Seperti di akhir pekan minggu ke-4, tepatnya Sabtu (26/3) sore hingga malam tadi digelar acara bertajuk “A Mild 12 PAS” dengan menampilkan sederetan acara yang jumlahnya serba 12.

Tampil dalam pergelaran 12 band yang 10 diantaranya band hasil bidikan A Mild Debut dan pernah merilis album secara keroyokan (kompilasi) bertajuk A Mild Debut. Dalam durasi 15 menit tampil, setiap band hanya mampu unjuk kabisa membawakan tiga hingga lima tembang, bahkan ada yang tampil dengan membawakan dua tembang.

A Mild 12 PAS dibuka penampilan Coke-Pit, disambung Impressia, Single Season, Shinobi, Pijar, GEA, Harmony Pop, ID Band, Vagetoz, dan Progressive. Tampil sebagai band bintang tamu, PAS Band dan The Cat.

Di atas panggung sama, setiap band di buka oleh MC yang berbeda serta permainan berbeda pula. Sementara 12 tenda dengan formasi melingkar menghadap ke panggung utama juga menawarkan berbagai permainan, mulai dari lempar bola “Chip Golf”, “Target Man”, “Dart Bowl”, “Wheel of Fortune” yang mengharuskan setiap peserta memutar jam dan menghentikan jarum jam tepat di angka 12 hingga permainan termudah memancing botol. Hadiahnya sudah barang tentu mudah ditebak. Bingkisan dari pihak sponsor mulai dari kaus, topi hingga asbak abu rokok.

Namun kegairahan kaum muda kota Bandung justru lebih terfokus pada panggung utama. Mereka datang cenderung untuk bermusik ria. Di mana tercemin dengan antusiasme mereka memeriahkan pergelaran dengan berbagai karakter tingkah polah meski dalam kondisi badan basah kuyup akibat terguyur air hujan.

Realitas yang terekam pada ajang A Mild 12 PAS seakan sebuah luapan ala anak-anak muda terhadap situasi dan kondisi negeri ini. Di mana musik yang dipertontonkan lumayan keras ditingkahi ulah penonton yang tidak kalah beringas seakan cerminan kebebasan serta keleluasaan berekspresi.

Dentuman keras musik yang hadir di atas panggung seakan mengajak pengunjung untuk bereaksi. Gerakan badan, kaki, tangan serta jari hingga kepala, benar-benar mampu membuat baju yang tadinya basah tersiram air hujan berganti basah karena keringat.

Apalagi saat band asal Kota Bandung, PAS Band tampil di puncak acara. Kerumunan pengunjung terutama di bagian depan panggung berubah menjadi gelombang manusia karena terjadi aksi saling dorong. Grup band yang digawangi Yuki (vokal), Beng-Beng (gitar), Sandy (drum), dan Tresno (bas) ini berusaha meredam ekspresi pengunjung yang berlebihan. “Tenang-tenang, sesama penonton band jangan saling dorong-dorong,” ujar Yuki mengingatkan penonton.

Musik keras milik PAS Band yang lebih banyak didominasi permainan perangkat perkusi Sandy serta gitar Beng-Beng justru membuat suasana semakin memanas. Syukurlah PAS Band hanya membawakan dua tembang hingga suasana panas cepat berakhir dan pengunjung berangsur-angsur meninggalkan Lapangan Gasibu yang berubah menjadi kotor dan becek. Namun, yang pasti, ajang pegelaran musik semalam tidak ubahnya sebagai pesta musik yang menjadi wahana bersenang-senang kaum muda penggemar musik Kota Bandung. (Retno HY/PR)***Minggu, 27 Maret 2005

2 Tanggapan to “PAS Band Gebrak Gasibu”

  1. menurut w pas band adalah group band yg sangat hebat asal kota bandung
    sebagai paser w selalu dukung pas band buat berkarya dan juga tetap eksis di dunia musik dalam negri kalo bisa ke luar negri deh,trisno idola w ajarin maen bas dong.

    hidup buat paser,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  2. soni_tazik Says:

    poko na mah hidup lah pas band viking gth

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: