Peterpan Gondol 2 ”SCTV Music Awards”


JAKARTA, (PR).-
Peterpan, grup band asal Kota Bandung berhasil meraih 2 kategori penghargaan SCTV Music Awards (SMA) 2005. Kedua kategori penghargaan yang diraih Ariel dkk. itu adalah “Album Pop Grup Ngetop” (Album Bintang di Surga) dan “Lagu Paling Ngetop” (Lagu ”Kukatakan dengan Indah”).

Sementara itu, penyanyi legendaris Indonesia Iwan Fals dan grup band Slank berhasil mempertahankan gelar. Dengan album “Manusia Setengah Dewa”, Iwan Fals meraih penghargaan untuk kategori ”Album Pop Solo Ngetop”. Sedangkan, Slank meraih penghargaan untuk kategori ”Album Pop Rock Ngetop” dengan albumnya “Road to Peace”.

Pada SCTV Music Awards 2004, “raja balada” itu merebut penghargaan untuk kategori serupa melalui album “In Collaboration With”. Hal yang sama juga terjadi pada Slank. Setahun sebelumnya, Kaka dkk. juga meraih penghargaan untuk kategori serupa melalui album “Satu Satu”.

Pada acara puncak SCTV Music Awards yang dilangsungkan di Istora Senayan Jakarta, Jumat (27/5) malam, diberikan juga penghargaan untuk kategori “Album Dangdut/Dangdut Etnik Ngetop” dan “Album Pendatang Baru”. Kedua kategori penghargaan itu masing-masing diraih oleh Nita Thalia dengan album “Goyang Heboh” dan Delon dengan album “Bahagiaku”. Pada penyelenggaraan SCTV Music Awards setahun sebelumnya, penghargaan untuk kategori “Album Dangdut/Dangdut Etnik Ngetop” itu diraih Inul Daratista dengan albumnya “Goyang Inul”. Sementara, penghargaan untuk kategori “Album Pendatang Baru” diraih Peterpan melalui album “Taman Langit”.

Selain itu, SCTV juga memberikan penghargaan khusus untuk Album Indie (yang diraih oleh Lolot) dan Lifetime Achievement yang diraih musikus senior, Idris Sardi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, para musisi yang masuk nominasi SCTV Music Awards adalah mereka yang penjualan albumnya melebihi 100.000 kopi sepanjang tahun 2004. Dari data yang diberikan para produser dan sumber lainnya, tersusun 20 nomine individu maupun grup dari berbagai jenis musik.

Kedua puluh individu dan grup musik yang kemudian masuk ke dalam nominasi SCTV Music Awards 2005 itu adalah Ada Band (Album Heaven of Love), Ari Lasso (Kulihat, Kudengar, Kurasa), Audy (2002), Chrisye (Senyawa), Delon (Bahagiaku), Dewa (Laskar Cinta), Erwin Gutawa (Salute to Koes Plus/Bersaudara), Glenn Fredly (Selamat Pagi Dunia), Gya (Semoga Kau Mengerti), Iwan Fals (Manusia Setengah Dewa), Jamrud (Bo18+), Krisdayanti (Cahaya), Kristina (Secawan Madu), La Luna (Menanti Pagi), Marcell (Marcell), Nita Thalia (Goyang Heboh), Peterpan (Bintang di Surga), Rossa (Kembali), Sheila on 7 (Pejantan Tangguh), dan Slank (Road to Peace). Selanjutnya, sejak tanggal 1 Maret 2005 pukul 00.00 WIB, dibuka polling pemirsa melalui short message service (SMS) ke nomor 7288. Setelah 50 hari, tepatnya tanggal 18 April 2005, SMS pemirsa ditutup.

SCTV Music Awards 2005 merupakan kali ketiga diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia tersebut. Tahun ini, perhelatan insan musik Indonesia itu bertajuk “Musik untuk Semua”. Tajuk tersebut mengacu kepada slogan baru SCTV, yakni “Satu untuk Semua”.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini panitia penyelenggara memberikan penghargaan khusus untuk Album Independen, memisahkan penghargaan untuk Album Pop Solo dengan Album Pop Group, serta menghilangkan kategori penghargaan untuk Sutradara Video Klip Ngetop.

Vice President Marketing SCTV, Stephanus Halim, yang juga Ketua Panitia SCTV Music Awards 2005 menegaskan, kontinuitas penyelenggaraan SCTV Music Awards merupakan salah satu upaya mendorong berkembangnya musik Indonesia. “Meski SCTV mungkin jarang menayangkan program musik, tetapi melalui acara ini kami hendak menggugah semangat musisi Indonesia untuk terus berkarya,” papar Stephanus seperti dilansir situs http:\\www.sctv.co.id.

Mengenai pola penjaringan yang masih menggunakan sistem penjualan terbanyak berdasarkan data dari label rekaman dikombinasi dengan polling pemirsa, Stephanus menegaskan, SCTV memilih sistem itu untuk membedakan SCTV Music Awards dengan acara penganugerahan musik lainnya. “Jadinya setiap ajang penghargaan dapat saling melengkapi,” katanya. (Ratna DJ-Azmeer/”PR”)***Sabtu, 28 Mei 2005

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: