Jaque Mate


Genre : Miscellaneous
Performances at JIJJF
Website :
Song Teaser : (All songs need windows media player)
About This Act :
JaQue MaTe Blues Brothers Band adalah grup band bersaudara yang terdiri dari tiga laki-laki muda yang berdarah blasteran Jerman-Indonesia dan Spanyol-Catalan. Sebagai sebuah band yang beraliran Blues, grup band ini cukup unik mengingat umur mereka yang masih muda dan sangat energetic, saudara sakandung, bertampang Eurasian, dan sudah mampu mencipta, memainkan, dan sekaligus menyanyikan lagu Blues dengan penghayatan mendalam. Mereka memiliki dasar bermain musik Classic dan technique music Classic tersebut dikembangkan lebih pada rasa dan jiwa yang sangat dimiliki oleh aliran Blues. Sehingga disaat mereka memainkan warna musik lain seperti Rock, Jazz, Funk, dan aliran musik lainnya, mereka tetap memberi elemen-elemen Blues pada setiap aliran musik tersebut. Hingga saat ini, mereka merupakan satu-satunya grup band bersaudara di Indonesia yang menganut warna Blues. JaQue MaTe merupakan nama yang berasal dari Spanyol yang diberikan oleh almaruhum ibu mereka tercinta, dalam bahasa Indonesia berarti “skak-mat”, istilah dalam percaturan. Memang nama ini ada kaitannya dengan pilihan aliran musik mereka yang tidak bisa ditawar, yakni Blues. Karena ketiganya bermain Blues, maka dibelakang kata ini ditambahkan kata “…Blues Brothers Band”. Walaupun masih berusia muda, pengalaman mereka bermain di dalam dan di luar negeri cukup banyak. Di Jakarta antara lain pernah bermain di BB’s 12 Bar Blues, Waroeng Kemang, Jamz, Blue Print Café, Ancol, Universitas Trisakti, PRJ, Kafe Tenda, News Café, Gondola, Hard Rock Café, di kota-kota besar lainnya. Selain itu juga di stasiun televisi pada acara Impresario SLI 008-RCTI, Panggung Band 2000-RCTI, Serenada-SCTV, Mortal Kombat-RCTI, dan serial Blues Night-TVRI. Di luar negeri mereka bermain antara lain di Amsterdam, Belanda, Florence, Italia, dan mendapat tawaran untuk muncul di beberapa stasiun TV lokal disana. Pertengahan tahun 1999 mereka di undang ke Barcelona, Spanyol, untuk bermain bersama musisi Blues dari Eropa di salah satu club Blues terkenal pada acara ‘Summertime Blues 1999’. Pada pertengahan tahun 2001, ketiganya bermukim di Boston, Amerika Serikat selama 1 tahun karena adanya beasiswa yang diberikan pada Rama dan Arya ke Berklee College of Music. Disana mereka sempat bermain di club-club besar dan bertemu dengan bintang-bintang besar, antara lain Les Paul, Chick Corea, James Montgomery, dan bintang-bintang lokal Amerika Serikat. Sekaligus pula, mereka membuat album debut pertamanya berjudul “Tabasco Woman” di Boston, Amerika Serikat. Album tersebut berisi 10 lagu. Dari 10 lagu yang ada, 7 lagu tersebut adalah lagu-lagu yang mereka ciptakan, 3 lagu lainnya adalah lagu musisi lain yaitu “Voodoo Child (Slight Return)” oleh Jimi Hendrix, “Jumping at Shadows” oleh Duster Bennett dan Gary Moore, dan “Brown Eyes” oleh Fred Burkhart. Album “Tabasco Woman” laku 50,000 kopi dalam tempo waktu 5 bulan. Album tersebut pernah meraih kedudukan nomor 2 dibawah Eric Clapton di Blues Bandit Radio. Mereka kembali ke Indonesia pada pertengahan tahun 2002, dan bermain di beberapa acara untuk mempromosikan album debut mereka. Album mereka sulit untuk didistribusikan di Indonesia karena mereka menggunakan lirik-lirik berbahasa Inggris sehingga sulit untuk di terima oleh perusahaan rekaman besar. Walaupun agak sulit bagi mereka untuk mempromosikan album mereka, target go-international mereka didukung oleh beberapa orang yang mempunyai keyakinan terhadap band bersaudara ini. Direncanakan mereka akan membuat Album kedua dan melakukan tour ke Asia, Eropa, dan Amerika Serikat untuk menimba pengalaman lagi dan sekaligus mempromosikan album pertama dan album kedua mereka. Di dalam negeri selain akan mempromosikan albumnya melalui televisi dan radio. Mereka juga akan melakukan tour di beberapa kota besar.

Pending Final Confirmation

  • Krakatau Featuring Richard Elliot
  • Special Percussion Gig featuring Benny Mustapha
  • The Young Generation Big Band conducted By Dwiki Darmawan

Artist still to be considered

  • Balawan
  • Bubi Chen Quartet
  • Gilang Ramadhan Group
  • Indra Aziz
  • Paragita UI Choir
  • Viewpoints – featuring Aryono Huboyo Djati
  • Vina Panduwinata

taken from : javajazzfestival.com

Satu Tanggapan to “Jaque Mate”

  1. dimana ya,bisa beli album mereka(jaque mate)?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: