Diana Ross di Ballroom Pacific Place, Jakarta

Suara Kering Ross
Rabu, 26 Maret 2008 | 09:49 WIB

TEMPO Interaktif, : Nyanyian nyaring I’m Coming Out menyeruak berkali-kali dari panggung yang tersiram cahaya merah. Selang tak berapa lama, si empunya lagu, Diana Ross, muncul di panggung di Ballroom Pacific Place, Jakarta, Minggu malam lalu.

Berbalut gaun merah berkilauan, perempuan 63 tahun ini menyapa penonton dengan suaranya yang terasa kering. Lagu yang meledak pada 1980 itu menjadi pembuka pertunjukan yang dihadiri sekitar 2.000 penonton tersebut.

Malam itu, pemilik nama asli Diane Ernestine Earle Ross ini tampil sekitar 70 menit dan membawakan lagu-lagunya yang menjadi hit, seperti Stop, in The Name of Love, Touch Me in the Morning, Love Hangover, Upside Down, dan Fools Reprise. Total 19 lagu dibawakan ibu lima anak ini.

Penampilan Ross malam itu boleh dibilang di bawah standar. Suaranya yang kering terbantu oleh dua backing vocal, Fred dan Valeri Lisa. Aksi panggungnya juga minim. Gaya merentangkan tangan dan menyingsingkan rambut keritingnya yang dibiarkan mengembang menjadi suguhan utama sepanjang pertunjukan. Tempo mencatat, Ross menyingsingkan rambutnya sedikitnya 40 kali dalam konser yang dimulai pukul 20.20 WIB ini.

Senyum yang dilemparkan Ross berulang kali ke penonton terasa hambar karena memang mimik Ross datar, seperti tidak menikmati malam itu. Padahal, tiga hari setelah pertunjukan, Ross akan merayakan ulang tahunnya ke-64 yang jatuh pada 26 Maret.

Salah seorang penonton yang juga biduanita, Vina Panduwinata, menilai penampilan Ross tidak maksimal malam itu. “Sepertinya ada yang mengganjal sehingga ia tidak tampil maksimal,” ujar Vina. “Mungkin karena penonton yang terlalu dingin,” pelantun tembang Burung Camar ini menambahkan. “Sebenarnya tidak kecewa, tapi tidak puas saja,” kata penonton lainnya, Tantowi Yahya.

Usia Ross menjelang 64 tahun boleh jadi menjadi faktor utama penampilannya yang tidak maksimal. Hanya dua kali Ross berjalan menghampiri anggota bandnya. Bahkan tangga turun menuju tempat penonton yang telah disiapkan tidak digunakan sama sekali oleh mantan personel grup The Supremes ini. Tangga itu malah digunakan oleh lima penonton yang naik ke panggung untuk berjoget bersama Ross ketika menembangkan lagu I Will Survive.

Dalam daftar lagu (song list) yang diperoleh Tempo dari meja operator, I Will Survive sebenarnya bukanlah lagu penutup. Masih ada dua lagu lain yang semestinya dibawakan Ross, yakni I Love You dan Survive Reprise. Setelah membawakan lagu I Will Survive, penonton meneriakkan “We want more“. Namun, sang diva tetap tak muncul dan konser serasa tidak mencapai klimaksnya.

Menurut promotor Buena Production, Peter Basuki, tidak dibawakannya dua lagu terakhir karena ada kesalahpahaman dengan direktur musiknya. “Jadi itu masalah internal mereka,” ujar Peter seusai konser yang juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri tersebut. Menurut Peter, sebenarnya Ross ingin meminta maaf langsung kepada penonton, tapi batal karena penonton sudah keluar.

Selain itu, kata Peter, Ross membatalkan rencana merayakan ulang tahun ke 64-nya di Bali. Menurut Peter, Ross sudah memesan beberapa kamar di salah satu hotel bintang lima di Bali guna menampung keluarga dan teman-temannya. Namun, rencana ini urung terlaksana karena peringatan dari Departemen Luar Negeri Amerika yang menyatakan Indonesia masih belum aman. l TITO SIANIPAR

dari : tempointeraktif.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: