Improvisasi Wolfgang Muthspiel

Kamis, 18 Januari 2007 | 15:29 WIB

Suara rhythm elektronik bersahutan ditingkahi jeritan silent guitar. Nyaringnya suara gitar dan naik-turunnya nada elektronik bagai gelombang pembuka menenggelamkan penonton pada keapikan teknik bergitar dan kerapian dalam menyelaraskan nada.

Begitulah Wolfgang Muthspiel membuka penampilannya dengan lagu Wave dari album solonya dalam acara “The Magnificent Jazz” di Usmar Ismail Hall, Jakarta, Minggu lalu. Ini bagian dari rangkaian konser The Guitar Maestro 2. Ia diundang Kedutaan Besar Austria dan Medco Energi untuk tampil dalam acara itu.

Ini sebuah pertunjukan tak biasa dari gitaris solo asal Austria. Gitaris yang telah melahirkan 9 album rekaman itu dianggap sebagai salah seorang dari generasi muda jazz terbaik dunia. Karyanya mendapat pengaruh musik dari Messiaen, Glen Gould, gitar Barok, kor renaisans dan lagu rakyat Australia, sampai peniup saksofon seperti Miles David, musisi pop Prince, dan Bill Evans.

Lagu demi lagu pun diperdengarkan. Empat lagu pertama yang ia bawakan nada-nadanya mewakili tempo lambat yang cenderung lembut. Lagu ketiga, Air, Love and Vitamins, penuh nuansa pop dan terdengar menenangkan.

Kekayaan yang dipertunjukkan terletak pada improvisasi petikannya memberi penekanan nada sehingga lebih bergejolak. Itu terutama tampak pada lagu kelima, Peace, hasil kolaborasi dengan Brian Blade yang akan dirilis Maret tahun ini. Suara rhythm mendominasi. Perpaduan itu menghasilkan kocokan suara menjangkau irama tinggi, mirip suara dari gitaris musik rock. “Ini lagu berat,” ujarnya.

Ia banyak membuat improvisasi lagu musisi dunia pada penampilan pertama di Jakarta ini, yakni dari lagu pop She’s Always a Woman to Me karya Billy Joel, Youssou yang terinspirasi dari nama pemusik asal Senegal, Youssou N’Dour, dan lagu fenomenal All My Loving dari The Beatles. “Setiap musisi pasti terinspirasi oleh The Beatles,” katanya beralasan.

Salah satu lagu itu, Youssou, akan menjadi musik film yang digarap sutradara Prancis, Pierre Yves Borgeaud, berjudul Return to Goree. “Lagu ini sudah sering dibawakan dalam festival, salah satunya Montreux Jazz Festival,” kata peraih European Jazzprice pada 2003 itu. Dalam lagu ini, Muthspiel menahbiskan dirinya sebagai gitaris yang memiliki kekayaan teknik. Ia nyaris tak pernah gagal menghadirkan sebuah alunan.

“Dia gitaris yang apik menata teknik, resik menjaga suara. Sempurna,” ujar pemusik Tohpati memberi komentar. Gitaris yang mengidolakan gitaris Pat Metheny itu mengaku belum pernah menyaksikan pertunjukan Muthspiel sebelumnya. Adapun pemusik Balawan mengenal gitaris itu dari referensi majalah gitar di Amerika Serikat. Balawan berkomentar, “Gayanya unik.”

Wolfgang Muthspiel lahir di Judenburg, Austria, 42 tahun lalu. Gitaris yang bermigrasi ke Amerika pada 1986 itu pernah diajak Gary Burton menggantikan Pat Metheny mengisi suara gitar pada kuintet bentukan Burton. Sejak itu, Muthspiel yang lulusan magna cum laude dari Berklee College of Music itu menyambangi 200 acara konser jazz di seluruh dunia.

Ia banyak tampil di berbagai festival jazz bergengsi, seperti Montreux dan North Sea. Muthspiel adalah salah satu dari segelintir artis yang pernah bermain solo di Vienna State Opera House. Beberapa musisi besar pernah kerja bareng dengannya, termasuk Paul Motian, Marc Johnson, Gary Burton, dan Brian Blade. Perdana Menteri Austria menjulukinya sebagai “Jazz Musician of the Year” di Austria pada 1997.

Menurut surat kabar London Times, Muthspiel mewakili generasi musisi 1990-an yang mengombinasikan teknik sempurna dengan kekayaan pengalaman musik klasiknya berpadu dengan inspirasi berbagai jenis musik lain, seperti Bach, blues, dan Beatles. Sedangkan majalah Musician menyebutnya sebagai salah seorang dari 10 gitaris top jazz pada 1994.

EVIETA FADJAR

dari : tempointeraktif.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: