Kenalan dengan Ape on The Roof

 

24 Maret 2008 – 10:52

Ape On The Roof (AOTR) ini sebetulnya bukan sebuah band, tapi lebih ke project sampingan Aghi selain band LAIN yang juga masih dijalankannya. Dan project AOTR ini dibentuk selama Aghi tengah belajar audio engineering di Seattle, karena itu semua lagunya direkam oleh Aghi sendiri, dan untuk portfolionya sebagai sound engineer.

Dibantu oleh Utari Syaukat di posisi vokal, warna musik yang diciptakan Aghi memang masih “undefined”, cenderung berwarna elektronik dengan sentuhan akustik dan sesuai dengan warna vokal Tari. Warna musik ini juga didukung oleh lirik-lirik yang cenderung ironis dan menyindir, tapi tidak sarkastik. Makna dari “Ape On The Roof” sendiri adalah menyindir segala bentuk tingkah laku manusia yang dilihat dari point of view seekor monyet, yang (teorinya) adalah bentuk evolusi pertama dari manusia.

Untuk album pertama AOTR yang bertitel ‘Ape On The Roof’, secara teknis sebagian album ini direkam, di-mix, dan di-mastering di sekolah tempat Aghi belajar, dan sebagian lagi di home studio tempat Aghi tinggal selama di Seattle. Seluruh proses pembuatan album ini memakan waktu 4 bulan terhitung sejak Januari 2003.

Ketika sudah berdomisili tetap di Jakarta, AOTR dirilis dan didistribusikan oleh SIRKUS REKORD pada tahun 2003. Yang terbilang unik dari AOTR adalah konsep live-nya yang berbeda di setiap penampilan. Dengan dibantu oleh DJ OREO a.k.a AGE (The Jonis) untuk memainkan suara suara scratching dari turntable-nya dan oleh Iman Fattah (LAIN, ZEKE & THE POPO) untuk posisi synthesizer. Konsep live AOTR dibuat berbeda dengan lagu-lagu yang ada di album. Sebagai contoh, pada awalnya grup ini mempunyai kendala karena sang vokalis, Tari, masih bersekolah di Seattle. Dan untuk tetap bisa manggung, AOTR memakai konsep video to audio syncrhonization, dimana musik dimainkan secara live, sedangkan Tari ditampilkan di layar besar video seolah-olah dia sedang bernyanyi bersama saat itu. Konsep lain yang pernah dilakukan oleh AOTR adalah manggung dengan orkestra kecil (6 pieces) dibantu oleh Bemby Gusti (LAIN, SORE) sebagai conductor.

AOTR kini telah resmi bergabung ke dalam keluarga besar Aksara Records dengan dirilisnya album kedua AOTR yang berjudul “APE-O-LUTION” (Abandon All Logic)” dengan lagu “Everybody Wants To Be A DJ” sebagai single pertama yang dipilih.

Disadur dari: aksararecords.com

dari : lalightsindiefest.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: