Helena Konsernya Bagai Dunia Peri

 
 


Minggu, 28 Agustus 2005
Menandai pengukuhan kariernya di dunia musik, Helena menggelar konser perdananya di Front Row Restaurant Jakarta, Kamis (25/8). Dalam konsernya itu, Helena tampil bagaikan di dunia peri. Ia dikelilingi peri-peri cantik yang menari-nari.
Konsep Dunia peri pada konser tunggal Helena itu di dapat dari pemenang lomba ide acara konser Helena, yang diadakan Radio Prambors. Dan malam itu, layaknya Peri, Helena tampil cantik dan total dalam bernyanyi.
Helena menggelar konser perdananya bertajuk “Helena Dalam Keajaiban Cinta”. Tajuk konser ini mengingatkan kita pada album pertamanya yang baru dirilis, Keajaiban Cinta. Sungguh ajaib, penampilan Helena malam itu mendapat sambutan yang sangat meriah.
Tampil dengan dandanan casual dengan helterneck cream dan celana jeans, Helena membawakan tembang Kau Ada Dimana yang merupakan ciptaan Dewiq, yang berirama timur tengah. Di lagu kedua, Helena menyanyikan single yang liriknya ditulis sendiri, Keajaiban Cinta. Dan spesial, di lagu Sekali Cinta Tetap Cinta, Helena mendadak mengajak duet Rossa yang kebetulan datang. Wajah istri Yoyok ‘Padi’ itu tampak kaget ketika dihampiri Helen.
Di lagu keempat, lagu Hancur dinyanyikan dengan baik oleh si cantik berusia 21 tahun ini. Lalu single pertamanya, Bukan Dia, dibawakan dengan manis, dan penonton pun ikut bernyanyi. Belum berhenti, Helena menyiapkan duet khusus dengan Icha ‘Jikustik’, di lagu Bila Hatiku Marah. Icha yang tampil casual dengan kemeja coklat tampak serasi dengan gaun peach milik Helena.
Meski tembang andalan sudah dikeluarkan, konser belum akan usai. Lagu Puncak Asmara dilantunkan mahasiswi London School ini dengan prima, kemudian ditutup dengan satu lagu latin, Rythm of the night. Tersungging senyum bahagia di wajah wanita bernama lengkap Helena Adrian ini. Bagaimanapun, malam itu Helena telah membuktikan kualitasnya. Keputusan untuk meninggalkan sebuah ajang reality show, boleh dianggap tepat. Kini Helena siap melangkah dengan nama, dan berbekal talentanya sendiri.
Memang tidak jadi juara Indonesian Idol, bukan berarti gagal jadi idola. Itulah yang ingin dibuktikan Helena lewat album terbarunya Keajaiban Cinta.
Sekedar flashback, Helena adalah finalis Indonesian Idol yang pertama mengundurkan diri dari ajang pencarian bakat itu. Tapi itu dulu, kini Helena siap melangkah dengan album yang dikatakannya sebagai sebuah keajaiban. Mengenai keterlibatan musisi kondang seperti Melly Goeslaw dan Glenn Frdely diakui sebagai Request khusus Helena.
“Mereka yang milih lagu buat aku, karena rata-rata udah pada tahu karakter suaraku,” ujar Helena.
Sebagai alumnus Idol, mau tidak mau nama Helena terus dilekatkan dengan ajang pencarian bakat itu. Disinggung soal itu dengan bijak Helena mendukung pemenang Idol 2, Mike. “Pemenang itu tentu pilihan, sama kayak Joy dan Delon dulu, dan mereka diperhitungkan di masyarakat,” kata Helena. (Syamsudin W)

dari : suarakarya-online.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: