JJF 2008 Pesta Jazz Terakbar di Dunia

Peter F Gonta

Sabtu, 8 Maret 2008
Pengusaha besar yang juga dikenal sebagai pendiri Java Jazz, Feter F Gonta, menegaskan, Java Jazz Festival (JJF) 2008 yang penyelenggaraannya telah dimulai Jumat, 7 Maret lalu, merupakan pesta Jazz terakbar di dunia. Karena itu, tak mengherankan jika banyak pecinta jazz dari berbagai negara saat ini ada di Jakarta menyaksikan JJF hingga tuntas, 9 Maret besok.

“Beberapa tahun lalu memang betul North Sea Jazz Festival di Den Haag, Belanda, sering disebut-sebut terbesar di dunia. Begitu juga Montreux Jazz Festival di Swiss dan Newport Jazz Festival di Rhode Island, Amerika Serikat, masuk hitungan terbesar. Tetapi festival jazz yang kami gelar tahun ini, yakni JJF 2008, adalah yang terakbar di dunia,” kata Peter F Gonta kepada wartawan seusai jumpa pers JJF 2008 di Lagoon Tower Hotel Sultan, Jakarta, Selasa lalu.

Sebagai bukti JJF 2008 adalah pesta jazz terakbar di dunia, sedikitnya bisa dilihat dari artis-artis jazz yang dilibatkan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang jumlahnya mencapai lebih dari 1.000 orang.

Kebanyakan artis jazz dari luar negeri yang dilibatkan, menurut Peter F Gonta, adalah artis-artis jazz papan atas dunia dan sudah lama malang-melintang menggeluti musik jazz di negerinya. Ambil contoh Gary Anthony, Lee Ritenour, Ron King, dan Kelompok Manhattan Tranfer.

Begitu juga dari Indonesia, artis jazz yang kualitas dan dedikasinya sudah dikenal masyarakat luas-lah yang dilibatkan. Mereka itu antara lain Andien, Rieke Sultan, Iga Mawarni, Yuni Shara, Benny Likumahua, Bubby Chen, Mergie Sieger, Kelompok Bhaskara 2008, Dian Pramana Poetra. Oele Pattiselano, Dwiki Dharmawan, dan lain-lain, termasuk Indra Lesmana.

“Saya bangga bisa menggelar JJF 2008. Apalagi ternyata banyak pihak yang sangat apresiatif terhadap jazz dan membantu terselenggaranya JJF 2008 dengan baik sehingga mampu mengangkat nama besar Indonesia di forum dunia,” ujar Peter lagi.

Gary Anthony, seniman jazz yang datang dari Los Angeles, Amerika Serikat, juga mengatakan JJF 2008 adalah pesta jazz terbesar di dunia. “Ukurannya bisa dilihat dari jumlah artis yang datang ke pesta jazz ini dari berbagai negara. Sambutan masyarakat Indonesia juga luar biasa. Hebat,” ujar Gary yang Selasa lalu di depan wartawan menunjukkan kebolehannya melantunkan dua nomor jazz dan bergaya ala Frank Sinatra. (Ami Herman)

dari : suarakarya-online.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: