Pecinta Jazz Memadati Kota Jakarta

Java Jazz Festival 2008

Kamis, 6 Maret 2008
Selama tiga hari berturut-turut mulai Jumat besok, 7 Maret, Java Jazz Festival (JJF) 2008 digelar di Jakarta. Mengambil lokasi festival di Jakarta Convention Center (JCC), pesta jazz terakbar di dunia itu disebut-sebut pula akan membuat Kota Jakarta semakin padat. Benarkah demikian?

“Saya bisa memastikan, Jakarta memang akan semakin padat. Soalnya, pecinta jazz dari berbagai negara akan berdatangan ke Jakarta. Mereka, para wisatawan yang juga pecinta jazz itu, datang ke Jakarta hanya untuk menonton pesta jazz paling besar di dunia, dan mungkin setelah itu melanjutkan perjalanan ke Bali, atau boleh jadi kembali ke negaranya masing-masing,” kata Peter F Gonta, pengusaha yang juga seniman jazz. Peter sudah beberapa kali membidani Java Jazz Festival di Jakarta. Tahun ini pekerjaan berat itu kembali ditanganinya dengan melibatkan sejumlah mitra kerjanya.

Kepada sejumlah wartawan yang memenuhi undangan press conference JJF di Lagoon Tower Hotel Sultan, Jakarta, Selasa lalu, Peter juga mengatakan festival jazz yang digelar kali ini merupakan pesta paling meriah dibandingkan sejumlah festival jazz lain yang pernah digelar di beberapa negara maju.

Menurut Ekki Humania, anggota panitia JJF 2008, selain melibatkan lebih dari 50 grup musik jazz dari berbagai negara, sejumlah musisi dan seniman jazz papan atas dunia juga didatangkan ke JJF 2008. Mereka itu di antaranya Gary Anthony, Matt Bianco, James Ingram, Bobby Caldwell, Renee Olstead, George Clinton, Terumasa Hino, Franco D’Andrea, Mike Nock, dan masih banyak lagi lainnya. Sedangkan grup jazz papan atas yang ditampilkan di antaranya Manhattan Transfer.

Dari Indonesia banyak komunitas jazz seperti kelompok jazz Kemayoran, Kebayoran, dan bahkan kelompok jazz baheula Bhaskara, akan ikut unjuk gigi. Selain itu, kelompok jazz binaan musisi Idang Rasjidi, yakni The Indonesian Jazz Talent Award dan kelompok jazz binaan Oele Pattiselanno yaitu The Indonesian Jazz Legend Award, dipastikan mengambil tempat pertunjukan di kawasan Jakarta Convention Center itu.

Sementara artis jazz Bubby Chen, Luluk Purwanto, Dwiki Dharmawan, Andien, Iga Mawarni, Rieka Roeslan, Nina Tamam, Yuni Shara, Dian Pramana Poetra, Oele Pattiselano, Jeffrey Tahalela, Jack Pattiselano, Glenn Fredly, Margie Siegers tak mau ketinggalan. Mereka akan menunjukkan kemampuannya menyanyikan lagu-lagu jazz kenangan dan yang sedang hits.

Indra Lesmana juga disebutkan oleh Peter F Gontha akan ikut menyemarakkan Java Jazz Festival kali ini. “Saya bangga, berkat bantuan semua pihak, JJF bisa digelar bertepatan dengan pemerintah Indonesia sedang menyelenggarakan program Visit Indonesia Year 2008,” ujar Peter lagi, seraya menambahkan bahwa Departemen Kebudayaan dan Pariwisata serta pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Pemda DKI Jaya besar dukungannya dalam pelaksanaan JJF 2008.

Di samping itu, pihak swasta pun satu per satu bermunculan membantu, di antaranya Bank BNI, Telkomsel, dan pihak lainnya. “Perusahaan Medco Energi yang dikelola Pak Arifin Panigoro juga besar bantuannya. Bantuan yang diberikan pihak Medco Energi sekaligus membuktikan bahwa ajang JJF kali ini peduli terhadap lingkungan hidup,” kata Peter.

Dia menambahkan, bantuan Medco Energi sekaligus akan menjawab kesalahpahaman salah seorang seniman besar Santana yang membatalkan hadir di JJF 2008 karena menilai Indonesia negara yang tidak punya kepedulian terhadap lingkungan. Indonesia juga dinilai Santana negara yang rajin menebangi pohon-pohon di hutan.

Padahal, masih kata Peter F Gonta, JJF 2008 akan memperlihatkan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup. Bantuan yang diberikan pihak Medco antara lain akan diperuntukkan bagi usaha-usaha penyelamatan lingkungan hidup.

Berkait dengan wujud kepedulian JJF 2008 terhadap lingkungan hidup, panitia penyelenggara sudah mengagendakan kegiatan beberapa lembaga swadaya masyarakat khusus bidang penyelamatan lingkungan untuk menggelar sosialisasi mengenai penyelamatan lingkungan.

Kegiatan tersebut akan dilangsungkan pada Sabtu, 8 Maret, pukul 19.00, dipandu artis film Dian Sastrowardoyo. Kegiatan itu juga akan disaksikan sejumlah wisatawan mancanegara yang hadir di lokasi JJF 2008.

Menurut Peter, pecinta jazz dari berbagai negara yang sudah menyatakan kesiapannya hadir menyaksikan JJF datang dari negara-negara belahan Eropa dan Amerika Serikat.

Karena itu, Peter yakin, kamar-kamar hotel terdekat dari lokasi pertunjukan festival jazz di Jakarta Convention Center dipastikan akan menjadi sasaran peristirahatan wisatawan yang khusus datang menonton jazz. “Lumayan, 3 hari mereka datang menginap di Jakarta, berarti bisa lebih dari 100 dolar per hari akan mereka belanjakan di Jakarta,” ujarnya.

Lalu, bagaimana pihak kepolisian mengantisipati kemacetan lalu lintas selama pesta akbar jazz itu? Komisaris Besar Heru Winarno yang juga menjabat Kapolres Jakarta Pusat mengatakan, pihaknya sudah mengatur sejumlah petugas Kepolisian Lalu Lintas yang akan menangani kelancaran lalu lintas selama digelarnya JJF 2008.

“Jadi tak usah khawatir. Meski pada malam hari sekalipun, petugas Satlantas sudah disiapkan untuk mengantisipati kemacetan. Dengan penempatan petugas di sejumlah ruas jalan yang diprediksi menjadi lalu lintas utama ke area festival, maka kemacetan lalu lintas nanti bisa diatasi,” ujar Heru Winarno.

Lebih dari itu, panitia penyelenggara juga sudah mengantisipati kebutuhan cenderamata yang mungkin diburu para wisatawan seusai menonton jazz. Ada banyak pilihan yang sudah disiapkan, di antaranya berupa PIN, kaset dan CD, juga sejumlah kaos dan payung berlogo Java Jazz Festival 2008. (Ami Herman)

dari : suarakarya-online.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: